Suasana upacara penganugerahan gelar Pahlawan Nasional 2025 di Istana Negara, Senin (10/11/2025). Sumber: Setpres.
JAKARTA, KABAR.ID– Presiden Prabowo Subianto resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh lintas bidang dalam upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025).
Penganugerahan dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.
Upacara dimulai dengan lagu Indonesia Raya yang dilanjutkan pembacaan Keputusan Presiden Nomor 116/TK/2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.
Presiden Prabowo menyerahkan piagam penganugerahan secara langsung kepada para ahli waris yang hadir.
Dari sepuluh nama yang ditetapkan, dua di antaranya merupakan mantan presiden, yakni Presiden ke-2 Soeharto dan Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Keduanya dinilai memberikan kontribusi penting dalam perjalanan sejarah bangsa melalui perjuangan politik dan kepemimpinan nasional.
Selain tokoh politik, daftar penerima gelar juga mencakup figur buruh, ulama, hingga tokoh militer.
Pekerja perempuan Marsinah yang tewas dalam kasus pelanggaran HAM pada 1993 juga masuk sebagai salah satu penerima gelar pahlawan tahun ini.
Berikut daftar lengkap tokoh yang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional 2025:
1. K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) – Tokoh Jawa Timur, bidang perjuangan politik dan pendidikan Islam
2. Jenderal Besar TNI H. M. Soeharto – Tokoh Jawa Tengah, bidang perjuangan bersenjata dan politik
3. Marsinah – Tokoh Jawa Timur, bidang perjuangan sosial dan kemanusiaan
4. Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja – Tokoh Jawa Barat, bidang perjuangan hukum dan politik
5. Hajjah Rahmah El Yunusiyyah – Tokoh Sumatera Barat, bidang pendidikan Islam
6. Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo – Tokoh Jawa Tengah, bidang perjuangan bersenjata
7. Sultan Muhammad Salahuddin – Tokoh NTB, bidang pendidikan dan diplomasi
8. Syaikhona Muhammad Kholil – Tokoh Jawa Timur, bidang pendidikan Islam
9. Tuan Rondahaim Saragih – Tokoh Sumatera Utara, bidang perjuangan bersenjata
10. Zainal Abidin Syah – Tokoh Maluku Utara, bidang politik dan diplomasi
Acara penganugerahan turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Ketua MPR Ahmad Muzani, pimpinan DPR dan DPD, serta jajaran menteri Kabinet Merah Putih. Hadir pula Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BIN Letjen Herindra.
Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional dilakukan setiap tahun melalui proses seleksi yang melibatkan tim lintas kementerian dan para ahli sejarah. Gelar ini diberikan kepada tokoh yang dinilai berjasa besar dan memiliki rekam jejak perjuangan bagi bangsa Indonesia (Mutma)

