Mahasiswa S3 UNJ Gelar Workshop Penyusunan Data Akreditasi di STAI Nurul Iman Parung

Kabar News Nusantara Terkini

Prof. Dr. Suryadi., M.Pd bersama dengan Pimpinan STAI Nurul Iman ketika menyampaikan sambutan.

BOGOR, KABAR.ID– Sekelompok mahasiswa Program Doktor Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dalam bentuk Workshop Penyusunan Dokumen Excel Data Kuantitatif (LKPS) di STAI Nurul Iman Parung, Bogor, pada Selasa (17/6/2025).

Acara ini dihadiri oleh lebih dari 30 dosen dan pimpinan kampus, serta menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi yang tergabung dalam Prodi S3 Manajemen Pendidikan UNJ.

Dalam sambutannya Prof. Dr. Suryadi., M.Pd menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tuan rumah, termasuk Dr. Habib Idrus, Dr. Subaiq, dan Ustaz Ahmad Jali, atas sambutan hangat dan kolaborasi yang telah terjalin. “Kami ke sini bukan untuk mengajari berenang di kolam yang sudah dalam, tapi untuk saling berbagi pengalaman dan belajar bersama,” ujar Prof. Dr. Suryadi., M.Pd disambut tepuk tangan peserta.

Sebagai bentuk kontribusi nyata, pihak UNJ juga menyerahkan bantuan satu unit laptop dan sejumlah buku kepada pihak STAI Nurul Iman sebagai dukungan untuk peningkatan kualitas pendidikan.

Workshop ini dirancang untuk mendampingi dosen dalam penyusunan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS), bagian penting dalam proses akreditasi dan evaluasi mutu pendidikan, termasuk menghadapi standar lembaga eksternal seperti BAN-PT, AQAS, dan LAMDIK.

Sejumlah narasumber tampil membawakan materi teknis dan strategis:

  • Ibu Nadia menjelaskan prinsip-prinsip Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) dalam konteks akreditasi.

  • Pak Irwan dan Ibu Indira mengupas teknis pengisian data kerja sama dan evidensi pendukung seperti MoU, SPK, dan laporan hasil kerja sama.

  • Pak Agustinus mengingatkan pentingnya pengisian data dosen tetap (DTPS) sesuai dengan keahlian dan beban kerjanya.

  • Ibu Santi membedah cara pelaporan penggunaan dana operasional hingga sarana laboratorium.

  • Ibu Hafidah dan Pak Zaenal memaparkan cara pelaporan penelitian dan PKM yang melibatkan mahasiswa.

  • Dr. Satire, sebagai penutup, menggarisbawahi pentingnya semangat kolektif dalam menyusun dokumen akreditasi LAMDIK versi 2.0.

Diskusi berlangsung interaktif. Sejumlah peserta menyampaikan bahwa pelatihan seperti ini sangat bermanfaat karena tidak hanya membahas teori, tapi langsung menyentuh praktik penyusunan data kuantitatif secara teknis dan aplikatif.

“Kami sangat terbantu. Workshop ini membuka wawasan kami terkait teknis pelaporan akreditasi yang sering kali membingungkan,” ujar salah satu dosen STAI Nurul Iman.

Di akhir kegiatan, seluruh tim mahasiswa UNJ – yang terdiri dari 13 orang – menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan. Mereka berharap kerja sama dan PKM semacam ini bisa terus berlanjut demi peningkatan kualitas pendidikan di kampus-kampus lokal.

“Semoga ini bukan akhir, tapi awal dari kolaborasi yang lebih luas antara UNJ dan STAI Nurul Iman,” tutup Prof. Suryadin (Marwan Aziz).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *